Is your social media toxic? #Beropini Eps 1
“Lepaskan dirimu, bersihkan tubuhmu” “Dari racun yang mengalir di dalam daraahmu” “Lepaskan dirimu, bersihkan lingkupmu” “Dari racun yang bersuara tentang hidupmu” Halo teman-teman! Apa kabar? Aku harap kamu baik-baik disana ya, kalaupun sebaliknya semoga dikuatkan. Bisa kok lewatin satu-per satu. Tulisan ini berjudul #Beropini Eps 1 karena semua yang aku tulis merupakan pendapat pribadi dan tidak mewakilkan suatu golongan tertentu. Apa yang aku tulis adalah tanggungjawab sendiri. Kali ini aku aku bahas tentang social media mana sih yang paling toxic ? Pasti deh kebanyakan jawab “Ya Instagram lah, orang-orang disana tuh pada pencitraan semua. Bikin inse doang.” Atau “Nggak sih, menuru gue justru twitter loh. Dikit-dikit spill aib orang terus bikin thread.” Atau “Eh menurut gue justru tiktok, orang kaya merendah untuk meroket gitu. Sok-sok kentang padahal mah clear skin. Caper doang.” Sebelum nentuin mana yang meracuni hal buruk ke dalam diri, baiknya baca dulu nih data ...